LG Fokus Pada Mesin Cuci Higienitas

1000x100

Asrinesia.com – PT. LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan dua mesin cuci front loading terbarunya. Dengan varian dari seri mesin cuci pintarnya Artificial Intelligence Direct Drive (AI DD). Varian pencucian dengan uap dan kelengkapan pengering menjadi dua tawaran utama dari kehadirannya yang berfokus pada perawatan pakaian dengan mengedepankan factor higienitas.  

Proses pencucian dengan uap pada kedua mesin cuci ini hadir melalui keberadaan fitur Steam+™. Sematan plus pada namanya, merujuk pada kemampuan khasnya yang dapat menghasilkan dan mempertahankan temperature panas uap pada 60 derajat celcius saat pencucian. Tingkat suhu demikian merupakan besaran optimal untuk membebaskan cucian dari kemungkinan debu halus yang menempel hingga tungau yang dapat menimbulkan masalah pernapasan dan penyebab alergi.

“Semakin tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan sepanjang beraktivitas, memerlukan dukungan penjagaan kesehatan sejak dan sepanjang di rumah yang menjadi pusat interaksi keluarga. Dengan keunggulannya, kehadiran kedua varian ini didedikasikan sebagai pilihan solusi perlindungan kesehatan di rumah penggunanya,” ujar Jun Yub Lee, Product Marketing Manager Home Appliance PT LG Electronics Indonesia.

Jun Yub Lee juga menyatakan, Teknologi Steam+™ dalam mesin cuci LG telah mendapat pengakuan internasional berupa sertifikat dari British Allergy Foundation (BAF). Sertifikat lembaga independen tingkat global ini diberikan setelah kesuksesan menjalani serangkaian uji independen terkait kemampuan mengeliminasi allergen hingga 99.9%.

Kredibilitas BAF sebagai lembaga yang mengkhususkan pada produk dengan kemampuan menghadapi allergen yang diterima di 135 negara di dunia. “Produk yang lulus uji berhak dan mudah dikenali dari adanya logo BAF yang disandangnya. Selain kemudahan, ini sekaligus keterbukaan pada public terkait kemampuan produk dalam menangani allergen,” ujarnya lagi.

Upaya LG untuk benar-benar menjaga higienitas pakaian penggunanya pun hadir melalui ketersediaan fungsi pengering pakaian. Fungsi ini, membuat penggunanya tak perlu lagi membentangkan cucian untuk menjemurnya di tempat terbuka.

Perhatian LG pada hal perlindungan kesehatan yang optimal pun menyentuh hingga pada pilihan material tabungnya. Bahan stainless steel dipilih sebagai material yang meliputi seluruh bagian tabungdan komponennya. Tak hanya tabung, penggunaan baja anti karat ini pun menyentuh lifter yang berbentuk batangan di bagian dalam tabung untuk melontarkan pakaian sepanjang pencucian.

Pilihan stainless steel terkait erat dengan karakter material ini, membuatnya dipercaya untuk penggunaan di berbagai industri yang berhubungan dengan higienitas. “Tujuannya meminimalisir kemungkinan kontaminasi bakteri. Ini hal sederhana, tak mungkin mengharapkan perawatan pakaian higienis bila tabung tempat proses mencuciti dak bersih,” ujarJun Yub Lee. 

Pencucian cepat dengan performa kuat pun dimungkinkan dengan keberadaan fitur Turbo Wash™. Berwujud kolaborasi semburan air bertekanan tinggi dan kombinasi gerak tabung, kerja keduanya memangkas waktu pencucian dengan tetap memberikan hasil cuci optimal. Pengunaan Turbo Wash™ pada model FV1409D3V memberikan waktu cuci 59 menit. Pada model FV1450HIB, dengan peningkatan berupa Turbo Wash 360™ yang salah satunya merujuk penempatan empat titik pancaran air di sudut tertentu mesin cuci untuk dapat menjangkau cucian merata, dapat mencatatkan waktu pencucian 39 menit.

Perhatian LG pada hasil pencucian optimal pun dipersembahkan oleh sensor canggih AI DD yang mampu membuat kedua mesin cuci ini dapat mendeteksi karakteristik bahan pakaian. Bila pada mesin cuci konvensional, meski lengkap dengan program pencucian berdasarkan bahan pakaian, pola gerak pencucian tetap pada deteksi berat total cucian yang dimasukkan. Hal ini membuat mesin cuci memiliki pola gerak yang tetap sepanjang proses pencucian.

Yang luput dari perhatian sensor konvensional ini, meski memiliki bahan dasar sama, terdapat kemungkinan adanya karakteristik yang berbeda. Antara kemeja dan celana misalnya. Meski keduanya berbahan dasar katun, tetap saja memiliki karakteristik seperti tingkat kelembutan berbeda. “Kerja mesin cuci yang hanya bertumpu pada berat total cucian inilah yang kerap memicu ketidak puasan karena hasil cucian tak optimal,” ujarJun Yub Lee. 

Kedua varian baru mesin cuci ini membawa kapasitas cuci berbeda. Masing-masing membawa kapasitas cuci 10.5 kilogram untuk model FV1450HIB yang berwana hitam dan kapasitas 9 kilogram untuk model FV1409D3V yang berwarna silver. “Kolaborasi keunggulan yang didedikasikan pada higienitas dan kelengkapan pendukungnya pada mesin cuci ini akan membuat upaya perlindungan kesehatan dapat dilakukan dengan lebihmudah,” tutup Jun Yub Lee.

Panasonic GOBEL, Terus Berinovasi

Asrinesia.com –  Dalam usia 60 tahun kemitraan di Indonesia, Panasonic GOBEL Indonesia (PT PGI)  terus berupaya melakukan kegiatan investasi untuk meningkatkan inovasi pada sisi  teknologi

Read More »

BTN Siap Salurkan FLPP

asrinesia.com – Pusat Pengelolahan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan evaluasi atas penyaluran dana Falisitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan

Read More »