PT PP Menangkan Kontrak Rp3,5 Triliun Bangun Pollux Technopolis di Karawang Jawa Barat

1000x100

Signing ceremony atau penandatanganan kontrak kerjasama antara PT PP (Persero) Tbk. dengan PT Pollux Lito Karawang di Jakarta, Jumat (07/02). Dalam acara Signing Ceremony tersebut, PT PP (Persero) Tbk. diwakili oleh Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi 1 (ketiga dari kanan) dan RM. Suryo Atmanto selaku Managing Director Pollux PropertiGroup (ketiga dari kiri) yang disaksikan oleh Andi Gani Nena Wea selaku Presiden Komisaris PT PP (Persero) Tbk. (kedua dari kanan), Rully Noviandar selaku SVP Gedung 1 PT PP (Persero) Tbk. (paling kanan), Mayjend. Pol.(Purnawirawan) Drs. Sidarto Danusubroto, SH (kedua dari kiri) serta Maikel Tanuwidjaja, Sales & Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (paling kiri)

Asrinesia.com – PT PP (Persero) Tbk, resmi ditunjuk sebagai kontraktor utama pembangunan proyek Pollux Technopolis yang merupakan proyek properti multifungsi terbesar di pusat Kota Karawang. Proyek besutan PT Pollux Lito Karawang ini merupakan perusahaan joint venture antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan Lito Group.

Penunjukan ini ditandai dengan dilakukannya signing ceremony atau penandatanganan kontrak kerjasama antara perseroan dengan PT Pollux Lito Karawang di kantor Pusat Perseroan di Jakarta (Jumat, 7 Februari 2020). Dalam acara tersebut, Perseroan diwakili oleh Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi 1 dan  RM. Suryo Atmanto selaku Managing Director Pollux Group untuk menandatangani kontrak kerjasama dan disaksikan oleh  Andi Gani Nena Wea selaku Presiden Komisaris Perseroan, Rully Noviandar selaku SVP Gedung 1 Perseroan dan Mayjend. Pol.(Purnawirawan) Drs. Sidarto Danusubroto, SH.

Dalam acara tersebut Anton Satyo Hendriatmo, mengatakan, “Perseroan merasa bangga telah dipercaya oleh PT Pollux Lito Karawang untuk mengerjakan pembangunan proyek Pollux Technopolis yang meliputi 26 tower apartemen dan 368 unit ruko serta berbagai fasiltas penunjang lainnya dengan total nilai kontrak Rp3,5 triliun tersebut. Adapun,  pembangunan Proyek yang berlokasi di Jalan Internasional Kecamatan Teluk Jambe Karawang, Jawa Barat ini akan dilakukan secara bertahap.”

Sedangkan RM. Suryo Atmanto menyatakan Pollux Properti Indonesia adalah salah satu pengembang yang cukup selektif dalam memilih perusahaan konstruksi sebagai mitra kerja. Karena itu, pemilihan kontraktor menjadi suatu hal yang penting. “Penunjukkan Perseroan sebagai kontraktor utama hari ini merupakan komitmen Pollux Properti Group untuk membangun dan mewujudkan proyek yang berkualitas demi menjaga kepuasan konsumen. Selain sarat pengalaman, standar pekerjaan berkualitas internasional menjadi pertimbangan utama bagi kami untuk memilih kontraktor,” ujar RM. Suryo Atmanto.

RM. Suryo Atmanto juga menuturkan, untuk saat ini Karawang telah menjelma sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi investasi cukup besar di sektor properti. Tak hanya itu, melihat pergerakan industri saat ini yang telah mengarah ke timur, Karawang pun sudah siap untuk tumbuh menjadi sebuah kota terintegrasi dengan tatanan kelas dunia. “Karenanya kami berharap Pollux Technopolis dapat menjadi icon baru di tengah kota industri sekaligus new central business district terbaik di Karawang,” tegas RM. Suryo Atmanto.

Pollux Technopolis

Pollux Technopolis yang ditasbih sebagai icon baru di kota Karawang Barat merupakan investasi properti terbaik di Karawang saat ini. Proyek tersebut terletak di exit pintu tol Karawang Barat tepatnya di kilometer 47. Lokasi Pollux Technopolis terbilang strategis karena berada di tengah-tengah kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara, dimana 14 ribu hektar diantaranya hanya digunakan sebagai lahan industri. Maka bisa dimaklumi jika lebih dari 40% hasil ekspor Indonesia diproduksi di kota ini.

Selain itu, lebih dari 2000 perusahaan multinasional maupun internasional berada di sini sehingga menjadikan Karawang sangat potensial dan prospektif sebagai lokasi investasi yang akan terus berkembang dan menjanjikan, terutama pada sektor industri. Teraktual, Karawang juga terus berkembang dengan masifnya pembangunan infrastruktur dan transportasi seperti elevated toll road, kereta api cepat Jakarta – Bandung, Light Rail Transit, serta sarana seperti Bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban.